SUKSES ADALAH KEBIASAAN (HAPUS SAJA TINTA INI) #1

 

HAPUS SAJA TINTA INI

 

 

#1 SUKSES ADALAH KEBIASAAN

Banyak dari kita yang mungkin masih belum begitu menyadari bahwa peran sebuah habits dalam sebuah perjalanan menuju kesuksesanya adalah sebuah peran yang krusial. Sebagian peneliti telah melakukan penelitian terkait hal ini. Salah satu penulis buku ternama ‘John Maxwell’ pernah mengatakan bahwa "Kesuksesan adalah buah dari apa yang kita lakukan secara berulang". Dalam artian, kebiasaan-kebiasaan positif yang kita lakukan setiap harinya sangat berpengaruh terhadap kesuksesan yang kita tuju. Begitupun sebaliknya, kebiasaan buruk yang kita lakukan akan berpengaruh terhadap sebuah kesuksesan.

Banyak juga sebagian orang terfokus pada sebuah tujuan dan melupakan kekuatan dari sebuah sistem dalam menggapai suksesnya. Sebenarnya juga perlu kembali kita pahami, apa makna sukses yang sebenarnya?. Kesuksesan hanya bisa di definisikan oleh setiap individu masing-masing. Setiap individu memiliki pandangan tersendiri terhadap kesuksesan begitupun saya. Saya beranggapan bahwa kesuksesan adalah kebahagiaan, kebahagiaan terletak pada rasa syukur yang luas dan sabar yang tiada batas. menyadari segala hal yang telah  diberikan oleh Tuhan adalah hasil paling terbaik diantara yang terbaik yang di anugerahkan kepada kita. Logikanya begini, ketika kita menginginkan sesuatu pasti kita akan berusaha untuk mewujudkanya. Akan tetapi sebuah hasil yang nantinya kita terima tak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Hal ini sama dengan keputusan dari seorang presiden ketika mengambil sebuah kebijakan, dalam tanda kutip kebijakan yang betul-betul bijak. Contoh, terdapat dua rakyat, masing-masing rakyat berada di daerah yang berbeda. Dengan kondisi lingkungan yang berbeda pula. Rakyat A yang hidup di daerahnya mengalami sebuah permasalahan. Dan rakyat A menyatakan aspirasinya kepada Presiden terkait permasalahan yang dihadapinya. Terkadang rakyat A hanya berpikir, mungkin dengan keinginan yang mereka inginkan kehidupan di lingkungan masyarakatnya jadi lebih sejahtera (masyarakat A dengan masalah lingkungan kekeringan). Rakyat A menginginkan untuk diturunkan hujan buatan selama 3 hari tanpa henti agar kebutuhan air kembali terpenuhi, air kembali mengisi sungai, danau, dan waduk yang ada.

Namun, rakyat A tidak menyadari bahwa mereka adalah masyarakat dengan daerah yang lebih tinggi permukaanya dibanding daerah rakyat B. Apabila dilakukan penghujanan selama 3 hari, dan air hujan tersebut bergerak mengaliri sungai rakyat A dengan intensitas yang tinggi. Maka terdapat resiko air tersebut akan mengalir menuju sungai-sungai Rakyat B, sedangkan sungai di  daerah rakyat B sudah cukup terpenuhi oleh air. Hal ini tentu dapat menimbulkan resiko yang berbahaya bagi rakyat B, dengan resiko terjadi banjir yang tak terkontrol di daerah rakyat B. Lantas bagaimana solusinya? Presiden dan pejabat setempat berdiskusi terkait hal ini.

Pada akhirnya terciptalah keputusan Presiden, atas kesepakatan dengan pejabat setempat setelah bersama-sama berdiskusi. Presiden menyatakan keputusan tidak akan mengirim hujan buatan, akan tetapi Presiden akan bekerjasama dengan pejabat setempat untuk membangun sebuah waduk multifungsi. Akan dibangun berbagai jenis waduk mulai dari waduk irigasi lahan pertanian, waduk air pemandian, waduk air minum, dll. Air yang akan mengisi waduk-waduk tersebut nantinya diambil dari rakyat daerah B yang bisa dibilang memiliki persediaan air yang cukup melimpah dan sedang menghadapi musim curah hujan yang tinggi. Keputusan yang diambil Presiden ini memang tidak menjadi bagian dari apa yang di inginkan rakyat A. Namun, keputusan yang diambil oleh Presiden merupakan keputusan yang terbaik. Begitupun cara Tuhan ketika memberikan anugerah dan nikmatnya kepada kita.

Terkadang kita tidak menyadari, apa yang kita inginkan belum tentu menjadi apa yang terbaik nantinya. Kita hanya pandai berencana, sedangkan Tuhan adalah yang maha mengetahui segalanya. Terkadang kita berpikir dengan meraih apa yang kita inginkan, kita akan menjadi manusia yang paling bahagia. Padahal kita tak pernah tau, permasalahan apa yang akan menghancurkan kita di depan nanti. Bisa jadi ada batu besar yang menghalangi kita? Mungkin juga ada lembah yang sangat tinggi, jika kita melewatinya kita akan mengalami permasalahan lain? Atau bisa juga di depan nanti terdapat jurang yang bisa membunuh kita? Atau bisa jadi keinginan yang kita inginkan menuntun kita menuju jalan yang menjadi sarang binatang buas? Maka Tuhan dengan segala maha besarnya pasti tak salah memberikan takdirnya kepada kita. Bisajadi, Tuhan menyelamatkan kita dari segala bentuk bahaya yang ada ketika kita berjalan di jalan yang  kita inginkan. Bentuk penyelamatan Tuhan tersebut, bisa berupa di ubahnya jalan kita.

Sudah cukup, kembali ke laptop. Terkadang kita terlalu fokus terhadap tujuan hingga kita lupa akan sebuah sistem. Hasil yang kita peroleh nanti, adalah bentuk dari kualitas sistem yang kita ciptakan. Sistem ini bisa kita bangun dari small habits, diantaranya; tidak begadang kalo gaada perlunya, menggosok gigi sebelum tidur, bangun lebih pagi dan memulai aktivitas positif, berolahraga rutin setiap hari, membaca buku untuk mengembangkan diri dan memperluas wawasan, dan kebiasaan-kebiasaan kecil lainya yang mampu membangun diri kita untuk siap menerima hal besar yang akan datang juga kebiasaan-kebiasaan hebat yang kita dapatkan nanti.

Lantas apakah kebiasaan kecil dapat menghasilkan perubahan besar?. Jawaban yang sangat mudah, sebagian orang berpikir ya, tentu. Kebiasanan-kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap harinya secara berulang akan menumbuhkan positif habits pada diri kita. Dan positif habits ini akan menjadi sebuah perbaikan sebesar 1% pada diri kita, bayangkan jika perbaikan 1% ini kita lakukan setiap harinya? Dan kita akan mendapatkan hasil yang luarbiasa di kemudian hari jika melakukanya dengan menjadi kebiasaan.

Kita anggap saja, kebiasaan adalah bunga majemuk dalam perbaikan diri. Sama halnya dengan uang yang menjadi berlipat-lipat karena bunga majemuk. Nantinya dampak dari kebiasaan ini menjadi berlipat-lipat ketika kita melakukanya secara  ber ulang-ulang. Juga tidak memungkiri bahwa perubahan yang dihasilkan pada suatu hari tertentu mungkin terkesan kecil. Akan tetaapi saya yakin bahwa dampak yang terjadi akan berdampak besar terhadap kehidupan kita. Setelah kita melakukan kebiasaan-kebiasaan positif ini dalam berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Saya berharap kalian kembali menengok kebelakang, dan membandingkan apa dampak positif yang dilakukan setelah menerapkan hal ini. Dan kerugian besar apa yang kita rasakan dahulu sebelum menerapkan hal ini.

Terkadang kita masih menganggap kebiasaan-kebiasaan kecil ini merupakan sebuah hal yang tidak berguna. Mungkin karena, ketika kita belajar bahasa inggris semalaman belum tentu membuat kita bisa bahasa Inggris, begadang semalaman tidak membuat tubuh kita sakit, berlatih otot di tempat gym selama 5 hari tidak membuat badan kita sixpack, menabung uang sedikit demi sedikit tidak membuat kita menjadi milyarder. Kebiasaan-kebiasaan diatas yang kita lakukan tidak pernah langsung membuahkan hasil.

Sekarang kita berpikir sebuah habits yang negatif. Merokok setiap hari, begadang setiaap malam, tidak berolahraga, tidak belajar, memakan makanan yang sembarangan. Kita tau serangkaian hal diatas merupakan racun yang berbahaya. Namun, apakah dampak yang dihasilkan dari racun tersebut terlihat secara langsung?

Perbaikan yang kita lakukan sebesar 1% setiap harinya akan membawa kita kepada perubahan besar di kemudian hari. Begitupun racun yang kita tanam. Ketika kita melakukan banyak hal yang merugikan, dampak dari racun tersebut juga akan kita rasakan kehancuranya di kemudian hari.

Kebiasaan sehari-hari terkesan tidak bermakna. Akan tetapi kita dapat membuat pilihan antara melakukan kebiasaan 1% lebih baik atau 1% lebih buruk. 2 perubahan ini seakan-akan hanya omong kosong untuk saat-saat ini. akan tetapi dalam rentang waktu panjang dua perubahan ini akan mengantarkan kita kedalam pintu yang membedakan dan menentukan, siapa kita sekarang dan siapa kita nanti. Karena sukses adalah buah dari kebiasaan sehari-hari.

Komentar